ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Harga emas di pasar domestik mengalami penurunan pada awal tahun 2026. Pada Sabtu, (3/1/2026), harga emas batangan Antam 24 karat tercatat berada di kisaran Rp2.488.000 per gram, turun sekitar Rp16.000 dibandingkan hari sebelumnya. Koreksi harga ini menjadi perhatian masyarakat, khususnya investor dan pembeli emas logam mulia.
Penurunan juga terlihat pada produk emas di Pegadaian. Emas Antam di Pegadaian turun sekitar Rp31.000 per gram, sementara emas UBS dan Galeri24 masing-masing melemah sekitar Rp29.000 per gram. Meski demikian, perbedaan harga masih dipengaruhi oleh jenis produk, berat, serta kebijakan masing-masing penjual, termasuk harga buyback.
Di sisi lain, pergerakan harga emas global justru menunjukkan kecenderungan menguat. Permintaan emas sebagai aset lindung nilai (safe haven) di awal tahun, serta sentimen pasar terhadap kebijakan suku bunga global, menjadi faktor utama yang menopang harga emas dunia. Namun, fluktuasi nilai tukar rupiah membuat harga emas dalam negeri tidak selalu bergerak searah dengan pasar internasional.
Analis mengingatkan masyarakat untuk tidak hanya melihat harga jual, tetapi juga memperhatikan pajak, selisih harga beli dan buyback, serta tujuan pembelian emas, apakah untuk investasi jangka panjang atau kebutuhan jangka pendek. Dengan memahami faktor-faktor tersebut, masyarakat dapat mengambil keputusan yang lebih bijak di tengah dinamika harga emas yang terus berubah.
Secara umum, penurunan harga emas hari ini, dapat menjadi peluang bagi calon investor untuk mulai membeli, sembari tetap mencermati perkembangan ekonomi global dan domestik dalam beberapa waktu ke depan.
Baca juga:
Obligasi Jadi Primadona Investasi Milenial dan Gen Z, Ini Alasan dan Cara Memulainya