ORBIT-NEWS.COM, YOGYAKARTA — Upaya memperjuangkan perdamaian dan keadilan global bagi Palestina kini memasuki babak baru. Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Al-Quds University secara resmi menggelar soft launching Palestine Center for Global Peace, sebuah pusat kajian dan kolaborasi akademik yang berfokus pada isu perdamaian, kemanusiaan, dan keadilan internasional.
Selain menjadi seremoni peresmian, forum ini juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi strategis untuk memperkuat jejaring akademik Muhammadiyah di tingkat global, khususnya dalam isu perdamaian Palestina dan keadilan kemanusiaan lintas negara.
Ketua PP Muhammadiyah Syamsul Anwar menegaskan bahwa pendirian Palestine Center for Global Peace merupakan refleksi komitmen berkelanjutan Muhammadiyah dalam mengusung nilai Islam berkemajuan yang berpihak pada kemanusiaan universal. Menurutnya, pusat kajian ini tidak hanya menjadi simbol solidaritas, tetapi juga wahana kontribusi intelektual untuk membangun peradaban dunia yang lebih adil.
“Melalui pusat ini, Muhammadiyah ingin berperan aktif mendorong perdamaian dunia dengan pendekatan pendidikan, riset, dan dialog akademik yang berkelanjutan,” ujar Syamsul Anwar.
Presiden Al-Quds University, Imad Abu Kishek, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Muhammadiyah dan UMY dalam membangun kerja sama akademik lintas negara. Ia menilai kehadiran Palestine Center for Global Peace sebagai bentuk solidaritas nyata dunia pendidikan internasional terhadap masa depan Palestina.
Baca juga: Haedar Nashir Ajak Umat Islam Jadikan Ramadan 1447 H Momentum Penguatan Takwa dan Kemajuan Peradaban
“Pendidikan adalah investasi paling berharga bagi Palestina. Kolaborasi ini menunjukkan dukungan konkret yang berdampak jangka panjang,” kata Imad.
Pertemuan tersebut juga membuka pembahasan awal berbagai peluang kerja sama antara perguruan tinggi Muhammadiyah dan universitas-universitas di Palestina. Sejumlah bidang strategis yang dijajaki meliputi riset pendidikan, isu kemanusiaan, pengembangan ekonomi dan bisnis, hingga pengelolaan wakaf, yang diharapkan dapat memperkuat misi kemanusiaan sekaligus hubungan akademik jangka panjang kedua belah pihak.
Dengan diluncurkannya Palestine Center for Global Peace, Muhammadiyah menegaskan perannya sebagai bagian dari komunitas akademik global yang aktif dan konsisten memperjuangkan perdamaian dunia, dengan Palestina sebagai salah satu fokus utama perjuangan kemanusiaannya.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.