Banner Utama

KA Gajayana Tertemper Truk di Kebumen, Sopir Meninggal dan 21 Kereta Terlambat

Banyumas Raya Daerah
By Hermiana  —  On Jan 28, 2026
Caption Foto : Kondisi truk yang tertemper KA Gajayana di Kebumen, Selasa (27/1/2026) malam. (Foto ; Dok. Daop 5 Purwokerto).

ORBIT-NEWS.COM, KEBUMEN - Kecelakaan antara Kereta Api Gajayana dan sebuah truk di Kabupaten Kebumen menelan korban jiwa dan berdampak luas pada perjalanan kereta api. Insiden yang terjadi di petak jalan Prembun–Kutowinangun pada Selasa malam (27/1/2026) pukul 21.32 WIB itu menyebabkan sopir truk meninggal dunia serta mengakibatkan sedikitnya 21 perjalanan kereta api mengalami keterlambatan.

Kereta Api Gajayana dengan nomor perjalanan 35 tertemper truk di perlintasan tersebut, sehingga operasional perjalanan kereta sempat terganggu. Akibat kejadian itu, jalur hulu tidak dapat dilalui sementara waktu, sedangkan jalur hilir masih bisa dilewati dengan pembatasan kecepatan maksimal 40 kilometer per jam demi keselamatan.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan petugas langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan serta proses evakuasi guna memastikan keamanan perjalanan kereta api.

“Saat ini petugas di lapangan masih melakukan pemeriksaan dan evakuasi agar perjalanan kereta api tetap aman,” ujarnya.

As’ad memastikan seluruh penumpang dan awak KA Gajayana dalam kondisi selamat. Namun, kecelakaan tersebut menyebabkan pengemudi truk meninggal dunia, sementara petugas penjaga perlintasan mengalami luka dan telah mendapatkan penanganan medis.

Baca juga: Jalur Semarang–Purwodadi Putus Total, Polisi Terapkan Pengalihan Arus dan Siaga Penuh di Grobogan

Hingga kini, KAI masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang terkait kronologi lengkap serta penyebab terjadinya insiden tersebut. Informasi lanjutan akan disampaikan setelah proses penyelidikan selesai.

Setelah dilakukan penanganan intensif selama beberapa jam, jalur rel kembali normal. Pada Rabu dini hari (28/1/2026) pukul 02.50 WIB, jalur hulu dan hilir telah dapat dilalui kembali oleh perjalanan kereta api dengan kecepatan operasional normal.

Sebagai dampak lanjutan, tercatat sebanyak 21 perjalanan kereta api mengalami keterlambatan dengan durasi bervariasi. KAI Daop 5 Purwokerto menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan dan memastikan telah memberikan service recovery sesuai ketentuan yang berlaku.

KAI juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan perjalanan kereta api saat melintasi perlintasan sebidang, mematuhi rambu-rambu dan peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.


Baca juga: 532 Warga Brebes Terdampak Tanah Gerak, Pemprov Jateng Percepat Relokasi dan Pembangunan Huntara

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: