ORBIT-NEWS.COM, SEMARANG — Perayaan Imlek di Klenteng Sam Poo Kong, Kota Semarang, bukan hanya momen kebudayaan, tetapi juga peluang emas bagi sektor pariwisata Jawa Tengah. Ribuan warga dan wisatawan diperkirakan memadati lokasi dalam rangkaian Imlek Vaganza Harmoni Nusantara yang memadukan tradisi Tionghoa dengan sentuhan modern.
Acara ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat dan daerah. Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka hadir bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti untuk menyaksikan atraksi Barongsai dan meninjau kesiapan puncak acara, Sabtu (14/2/2026).
“Perayaan ini bukan hanya soal ritual, tetapi juga bagian dari upaya melestarikan budaya sekaligus mendorong ekonomi kreatif dan pariwisata,” ujar Luthfi saat meninjau lokasi.
Data menunjukkan bahwa Sam Poo Kong telah menjadi destinasi favorit wisatawan. Pada 2025, tempat bersejarah yang didirikan pada 1724 untuk menghormati Laksamana Ceng Ho ini dikunjungi 86.766 wisatawan nusantara dan 11.465 wisatawan mancanegara. Kontribusi tersebut membantu mencatat total kunjungan wisatawan ke Jawa Tengah mencapai 74,44 juta, naik 7,15% dibanding tahun sebelumnya.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menekankan bahwa kehadiran Wakil Presiden menjadi pemicu tambahan bagi lonjakan kunjungan wisatawan. “Ini akan menarik perhatian media dan publik, sehingga Sam Poo Kong akan semakin ramai,” ujarnya.
Baca juga: Jalur Semarang–Purwodadi Putus Total, Polisi Terapkan Pengalihan Arus dan Siaga Penuh di Grobogan
Imlek Harmoni Nusantara: Lebih dari Sekadar Perayaan
Sementara itu, Ketua Yayasan Sam Poo Kong, Mulyadi Setia Kusuma mengatakan, kedatangan Wakil Presiden ke Klenteng Sam Poo Kong adalah untuk mengecek kesiapan puncak Imlek Vaganza Harmoni Nusantara 2026. Di mana puncak acara pada Minggu malam, (15/2/2026), yang diwarnai dengan kegiatan doa bersama lintas agama dan pertukaran budaya. Acara puncak Imlek dimajukan untuk menghormati umat muslim yang akan memulai bulan Ramadan, menunjukkan kolaborasi budaya yang harmonis. Hal ini mendapat apresiasi dari Wakil Presiden dan Gubernur Jateng.
"Kami merayakan Imlek nasional, berkoordinasi dengan pemerintah pusat dengan tagline harmoni Nusantara lalu kami kemas menjadi Imlek Vaganza Harmoni Nusantara," katanya.
Puncak perayaan Imlek di Kota Semarang tersebut dimajukan tanggalnya untuk menghormati umat muslim yang juga akan mengawali bulan ramadan. Hal itu diapresiasi oleh Wakil Presiden dan Gubernur Jawa Tengah.
"Kami terima kasih atas dukungan dan apresiasi untuk Pemprov Jateng dan Pemkot Semarang yang dapat menghadirkan Wakil Presiden di sini," katanya
Baca juga: 532 Warga Brebes Terdampak Tanah Gerak, Pemprov Jateng Percepat Relokasi dan Pembangunan Huntara
Para pengunjung dapat menikmati rangkaian kegiatan mulai dari pertunjukan barongsai, atraksi seni tradisional Tionghoa, hingga bazar kuliner khas Imlek. Pemerintah berharap event ini tidak hanya memperkuat nilai budaya, tetapi juga menjadi driver ekonomi lokal dengan meningkatkan pendapatan UMKM di sekitar klenteng. Dengan kombinasi budaya, ekonomi, dan keterlibatan pemerintah pusat, Sam Poo Kong menjadi contoh sukses bagaimana perayaan tradisional dapat menjadi magnet wisata yang memberi dampak positif bagi masyarakat luas.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.