ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Banyumas sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren yang semakin kondusif. Data resmi Polresta Banyumas mencatat adanya penurunan signifikan angka kriminalitas dibandingkan tahun sebelumnya, disertai dengan meningkatnya efektivitas penanganan perkara oleh kepolisian.
Sepanjang 2025, tercatat 291 kasus tindak pidana terjadi di wilayah hukum Polresta Banyumas. Angka ini menurun cukup tajam, yakni 104 kasus atau sekitar 26 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 395 kasus. Penurunan tersebut menjadi indikator positif membaiknya kondisi keamanan di daerah tersebut.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Ari Wibowo menyebut, capaian tersebut tidak terlepas dari penguatan strategi pencegahan kejahatan yang dilakukan secara berkelanjutan. Kepolisian, kata dia, memperluas pendekatan preemtif dan preventif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat hingga kalangan pemuda.
“Keberhasilan menekan angka kriminalitas merupakan hasil kerja bersama. Kami terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan masyarakat agar potensi gangguan kamtibmas bisa dicegah sejak dini,” kata Kapolresta, Rabu (31/1/2025).
Meski jumlah perkara yang ditangani menurun, tingkat penyelesaian kasus justru menunjukkan peningkatan. Dari total kasus yang terjadi, sebanyak 268 perkara berhasil diselesaikan kepolisian. Secara persentase, tingkat penyelesaian perkara pada 2025 mencapai 92 persen, naik signifikan dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 81 persen.
Baca juga: Polresta Surakarta Amankan 17 Anak Terlibat Perang Sarung di Sukoharjo
Perbaikan kondisi keamanan juga tercermin dari menurunnya risiko masyarakat menjadi korban kejahatan. Jika pada 2024 tercatat 20 orang per 100 ribu penduduk berpotensi menjadi korban tindak kriminal, pada 2025 angka tersebut turun menjadi 15 orang per 100 ribu penduduk. Selain itu, jeda waktu terjadinya kejahatan juga semakin panjang, rata-rata satu kejadian baru muncul setiap 30 jam lebih, melambat hampir delapan jam dibandingkan tahun sebelumnya.
Dari sisi kejahatan menonjol, data Crime Index menunjukkan penurunan yang cukup drastis. Sepanjang 2025 tercatat 175 kasus menonjol, turun 94 kasus atau sekitar 35 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 269 kasus. Penurunan tersebut didominasi oleh kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Kasus curat tercatat sebanyak 26 laporan, turun 14 kasus dari tahun sebelumnya. Sementara itu, kasus curanmor mengalami penurunan paling signifikan, dari tujuh kasus pada 2024 menjadi hanya satu kasus sepanjang 2025.
Tren positif juga terlihat pada penanganan kasus narkotika. Jumlah perkara narkoba menurun dari 136 kasus pada 2024 menjadi 106 kasus di tahun 2025. Sejalan dengan itu, jumlah tersangka yang terlibat juga berkurang, dari 164 orang pada 2024 menjadi 133 orang pada 2025.
Baca juga: Penembakan Misterius di Kedungwuni, Polres Pekalongan Siaga 24 Jam
Secara keseluruhan, berbagai indikator tersebut menunjukkan situasi kamtibmas di Kabupaten Banyumas berada dalam kondisi yang semakin aman dan terkendali. Kolaborasi erat antara kepolisian dan masyarakat dinilai menjadi faktor utama dalam menciptakan lingkungan yang lebih kondusif dan berkelanjutan.
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.